Pages

Kamis, 15 Oktober 2015

Amazing!! Daurah 14 Hari VS 12 hari Tanpa GadGet


Saat HP Android sudah jadi kebutuhan primer. Membantu segala macam  kebutuhan kita tapi disatu sisi kadang mengalihkan diri kita untuk beribadah kepada Allah. Jadi teringat Ramadhan tahun ini yang begitu amazing.. tau kenapa? Cekidot ^o^

Ramadhan tahun ini begitu berarti , karna adanya kegiatan Super Camp selama dua pekan yang diadakan oleh Rumah Qur’ani Imam Bukhari Makassar. Program Tadarruz 30 juz dalam sepekan dan Program Menghafal 1 juz dalam satu pekan dengan kelas yang begitu padat. Dipersatukan dengan 50 peserta Supercamp dengan karakter yang berbeda beda dan unik.

Awalnya hanya ingin seperti Ramadhan Ramadhan kemarin. Menikmati liburan di Bulukumba bersama keluarga sekaligus melakukan pengontrolan mandiri  terhadap tadarruz, hafalan, sholat tarwih, sholat lail dan amalan-amalan sunnah lainnya. Dimana di bulan ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraup pahala sebanyak banyaknya. Tapi begitulah manusia jika sendiri kadang panas-panas tai ayam(afwan bahasa kasarnya) maksudnya kadang diawal-awal begitu semangat tapi dipenghujung ramadhan mulai goyah. Padahal dihari-hari terakhir ramadhanlah kita harus lebih semangat lagi beribadah

Tapi Alhamdulillah dapat kesempatan emas untuk bisa ikut kegiatan Super camp di BTP Blok M No.118. secara gratis dengan bermodal jadi panitia: buat brosur, spanduk, dan pin. Sehingga Gratis tidak bayar uang pendaftaran 500.000 Rupiah
kegiatannya begitu berkelas karna terdiri dari beberapa kelas ^o<. Berikut jadwal kegiatannya yang begitu padat bagi kita yang hanya terbiasa menghafal paling lama 1 jam dalam sehari.

03.00 - 03.30 Sholat lail
03.30 –04.15 KELAS MENGHAFAL 1
04.15 - 05.00 Makan sahur dan sholat subuh
05.00 – 07.00 KELAS MENGHAFAL 2
07.00 – 08.00 MANDI
08.00 - 11.30 KELAS MENGHAFAL 3
11.30 - 12.30 KAILULAH (TIDUR)
12.30 - 13.00 SHOLAT DUHUR
13.00-15.20 KELAS MENGHAFAL 4
15.20 – 16.00 SHOLAT ASHAR
16.00 - 18.00 KELAS MENGHAFAL 5
18.00 - 18.30 BUKA PUASA & SHOLAT MAGRIB
18.30 –19.20 KELAS MURAJJAH
19.20 - 20.30 SHOLAT ISYA DAN  SHOLAT TARWIH
20.30 - 21.00 KELAS MURAJAAH

Disini  kita betul-betul fokus menghafal, tak ada gangguan gadget, karna betul betul gadget membawa pengaruh besar dalam mengalihkan kegiatan kita. Untung HP android kita dikumpul, jadi bisa fokus.
Dalam sehari itu ada 5 kelas menghafal. Di setiap kelas harus menyetor minimal setengah halaman, dan target tiap kelas 1 halaman. Fikiran begitu terkuras karna otak baru dihantam dengan menghafal yang jadwalnya lumayan padat. Sampai dengan teman akrab pun kita tidak bisa bercengkrama dengan bebasnya.karna harus mengejar target hafalan kita masing-masing.

Di kegiatan ini kita juga punya tempat khusus untuk menghafal. Mulai dari hari pertama sampai pekan kedua berakhir. Sehingga bisa mengenal tempat menghafal kita masing-masing. Ada yang di dapur, di ruang tengah, di teras, di ruang tamu, di lantai 1, di lantai 2. Yang penting tidak di kamar karna itu area terlarang untuk menghindari peserta tidur sembunyi-sembunyi. Dan saya memilih di teras depan atas dengan kondisi suhu yang begitu dingin tiap harinya. Sampai harus memakai jaket. Betul betul butuh perjuangan untuk beradaptasi dan berinteraksi lebih dengan al qur’an

Disini saat kelas menghafal kita tidak boleh cerita, tapi ada moment yang membuat kita bisa kumpul meskipun waktunya tidak banyak. Yaitu saat moment iftor jama’I (buka puasa bersama) dan makan sahur bersama. Masyaa Allah indahnya ukhuwa sesama akhwatifillah.

Semoga masih mendapatkan ramadhan berikutnya. Indahnya saat-saat menahan ngantuk, berlomba-lomba menyetor hafalan, antri untuk mandi, punya mp3 yang sama dengan headset besarnya, sholat tarwih bareng di masjid, makan sahur bersama, buka puasa bersama. Dan disuper camp ini untuk pertama kalinya selama hidupku bisa mengkhatamkan alquran hanya dalam 5 hari. alhamdulillah

Dan target tahun depannya yaitu bisa ikut iqtikaf di masjid di hari hari terakhir ramadhan. Iqtikaf ini baru saya dengar saat kegiatan super camp berakhir, saat akhwaat ada yang melanjutkan kegiatannya menuju tempat iqtikaf sedangkan saya begitu senangnya bersiap siap pulkam ke Bulukumba. baru dengar jika akhwat juga ikut iqtikaf di masjid. Yang tempatnya khusus akhwat. Saya pikir Cuma ikhwa. Betul-betul di awal sampai akhir ramadhan mereka memanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk focus beribadah kepada Allah.



Yang pasti tetaplah konsisten dengan agamamu.!!!




Tiba-tiba teringat kembali dengan doa ku saat awal-awal hijrah, pas keluar dari masjid poltek Unhas sehabis ta’lim (Senin, 12/10/15).
Saat awal-awal hijrah perna berdoa seperti ini kepada Allah bahwa jangan pertemukan aku dengan mereka yang menyukaiku atau yang perna menyukaiku kecuali dengan jodohku nantinya agar tidak ada lagi harapan, tak ada pengorbanan, taka ada sakit hati dan bahagiakan mereka dengan orang yang lebih baik.
Ya kita harus senantiasa selalu berprasangka baik pada Allah. Insyaa Allah rencana Allah lebih indah. Kadang kita berfikir bagaimana bisa? Awalnya tak terfikirkan. Tapi begitulah sampai engkau sendiri nantinya mengatakan “betul-betul takdirnya Allah luar biasa” saat sesuatu itu menemukan muaranya
Yang pasti tetaplah konsisten dengan agamamu, tetaplah istiqomah dengan hatimu. Jangan perna goyah.

Ingatlah terus hadish ini.
“Tidak akan bergeser kaki anak Adam(manusia) pada hari kiamat nanti dihadapan Rabbnya sampai ditanya tentang lima perkara. Umurnya untuk apa dihabiskan, masa muda nya untuk apa dihabiskan, hartanya darimana dia dapatkan dan dibelanjakan untuk apa harta itu, dan  sudahkan beramal terhadap ilmu yang telah diketahui.” (HR At Tirmidzi No. 2340)

Masa mudah kita untuk apa dihabiskan? Di saat semangat masih membara, di saat gejolak jiwa begitu berkobar untuk saling memburu kenikmatan dunia. Foyah-foyah, gaya hidup tanpa batas, kesenangan semu. Dll
Tapi kita tetap konsisten untuk tidak memilih jalan itu. Karna jalan kita lebih indah. Jalan dakwah ilallah



Selasa, 15 September 2015

PERLUNYA MANAJEMEN WAKTU



Habis ikut ta’lim aqidah di masjid poltek kemarin senin ba’da asar. Tiba-tiba terinspirasi untuk merombak ulang  jadwal harian tiap hari. terinspirasai dari materi ta’lim yang mengatakan bahwa dalam menuntut ilmu sya’ri salah satu adabnya adalah Mujahadah atau bersungguh-sungguh. Dimana kita harus menyiapkan waktu khusus untuk belajar,punya jadwal ta’lim, jadwal tadarruz, jadwal menghafal, jadwal  menulis, jadwal  baca buku, jadwal tarbiyah, jadwal tahsin, jadwal menyelesaikan amanah-amanah dan lain-lain yang tidak boleh diganggu dengan kegiatan lain.

Dalam menuntut ilmu sya’ri kita juga memerlukan pengorbanan. Mengorbankan peluang-peluang dunia atau materi yang mungkin bisa menghasilkan uang lebih serta kita juga harus focus, konsisten dan tidak malas.

Save salah satu jadwal  tal’im yang bisa kita ikuti tiap ba’da ashar (Habis sholat ashar)mulai dari hari senin-jum’at
Senin -> ta’lim aqidah di Masjid Poltek UNHAS (Umum)
Selasa -> Talim Fiqih Di Kampus STITEK Antang (Khusus Muslimah)
Rabu -> Ta’lim di Masjid Fakultas Kehutanan Unhas(Umum)
Kamis -> MPM Unhas
Jum’at -> Ta’lim Fiqih di Masjid Poltek Unhas(Umum)

Senin, 14 September 2015

MENANGISLAH JIKA ITU UNTUK MELEMBUTKAN HATIMU


Malam ini ingin sekali menangis, menangis dan menangis. Tapi air mata seolah kering, gersang.  Hati mengeras?. Diberi kesenangan bukankah itu juga ujian, dipuji, dikagumi, bukankah itu juga ujian.???

Maka bersyukurlah jika kita diberi cobaan oleh Allah. Jangan malah menyalahkan Allah. Karna tau kenapa? Dengan cobaan itu engkau dengan mudah menangis, menangis mengingat Allah, bisa beribadah dengan khusyu. Berdoa dengan khusyu. Bukankah itu indah? Itulah hikmahnya

Senin, 10 Agustus 2015

DEWASA ITU PILIHAN

Lupa umur.????? Seperti itulah kira-kira. Kadang selalu merasa masih pelajar atau masih maba. Senang bersama dengan akhwat pelajar/mahasiswa. Sampai dikalangan akhwat jadi terbolak balik, yang kaka jadi adik, yang adik jadi kaka. Begitulah kalau keenakan memanggil kaka tanpa tabbayyun dulu umurnya berapa.  Yang dipanggil kaka ternyata seumuran, bahkan parahnya,  yang dipanggil kaka ternyata malah lebih mudah dari kita. Sebulan dua bulan bahkan sampai setahun baru ketahuan berapa umur masing-masing. jadi kikuk sendiri dan malah diteruskan tetap panggil kaka.

awalnya bukan faktor kesengajaan >o<'. Tapi karna kesan pertama sudah dipanggil ade, jadi otomatis langsung panggil kaka.

Entah kenapa saat bicara film kartun bahannya banyak tapi saat disinggung tentang menikah itu seperti pembahasan yang berat. Malah menganggapnya belum cukup umur. Sesuatu yang sangat tabu untuk dibahas. Padahal sudah melewati keputusan-keputusan berat tentang itu tapi masih saja  seperti pembahasan berat yang asing untuk didengar.

Ada yang berpikiran sama?


Sabtu, 08 Agustus 2015

SANTAI ?!?!


Santai sering membuat kerjaan kita bertumpuk tapi entah kenapa santai selalu membuat kita tak terbebani. Terlalu santainya sampai waktu sebulan yang diberikan tak membuat kita tergerak..

Tapi begitulah kalau sudah terlanjur santai yang awalnya tidak bisa begadang sampai bisa bekerja berlarut-larut malam untuk menyelesaikan semuanya, kerjaan sana sini dikerjakan sekaligus. kadang  waktu yang mepet sering memacu adrenalin sampai naik 100%. Entah bagaimana caranya. Tapi sering selesai tepat waktu..

hmm. santai dan menunda-nunda kerjaan mungkin beda tipis
tapi memulai kerjaan memang butuh perjuangan. padahal sekali mulai disitulah  baru bermuculan ide satu per satu. sehingga bisa sekali kerja, sekali selesai. yang makan banyak waktu itu kadang cari idenya padahal saat memulailah disitu ide kebanyakan sering muncul. memang harus ada waktu yang tepat dan suasana yang nyaman untuk menyelesaikan semuanya. tidak bisa asal kerja karna nanti hasilnya tidak bagus. 


Kamis, 06 Agustus 2015

I LOVE MY FATHER & MY MOTHER #Homesick

Perna dengar percakapan singkat ini dari mereka. Sosok yang begitu memotivasi, sosok yang paling banyak berkorban, sosok yang sangat penyayang, paling pengertian, paling meneduhkan, penuh kehangatan yahhhhh tumpah lagi..T_T #homesick 

Memang selalu ada kerinduan yang sangat dalam saat mengingat mereka.. Ya Allah pertemukanlah kami di dunia dan di akhirat, kumpulkanlah kami di tempat terbaikmu. Terima kasih telah memberikan orangtua seperti mereka, saudara-saudari seperti mereka di dunia.

“sudah belikan pulsa 3 anakmu,!!!kata ayah
“iya saya lupa, belum bulan ini!!kata ibu
“yahh nanti anakmu bilang, ibuku sudah melupakanku!!kata ayah

LIHATLAH!!, DENGARLAH!!! Bukankah itu terbalik, harusnya kita yang lebih, lebih dan lebih lagi memperhatikannya

Begitulah perhatian orangtua sangat lebih dari perhatian kita, saat kita perhatian mereka lebih dan lebih lagi perhatiannya daripada kita

Kadang kita selalu termotivasi membalas orangtua kita dengan materi, berusaha cepat dapat kerja agar bisa membalas jasa-jasa kedua orangtua kita yang telah banyak mengeluarkan materi, tenaga untuk membiayai pendidikan kita sampai selesai.
Memang begitu pulahlah harapan sebagian orangtua kita.

Tapi pernakah sekali kita berpikir bagaimana keadaan orangtua kita di akhirat nanti, pernahkan kita bercita-cita di akhirat nanti orangtua kita mendapatkan syaafaat. Pernahkah sekali kita berpikir bercita-cita setinggi-tingginya karna kitalah alasan orangtua masuk surga. PERNAHKAH?

Membalas orangtua tidak cukup dengan materi tapi juga dengan banyak menuntut ilmu sya’ri karna itulah yang bisa menyelamatkan kita dan keluarga dari api neraka,
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

Dan juga menjadi muslimah yang dicintai Allah karna anak yang soleha adalah investasi orangtua kita diakhirat nanti. Itulah salah satu amalan yang tidak akan terputus, meski orangtua kita sudah meninggal
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh”(HR. Muslim no. 1631)