Pages

Sabtu, 14 Maret 2015

ADA HIKMAH DISETIAP PERISTIWA

Catatan Harianku
Makassar, 15 Maret 2015
pukul 01.00 malam

Awalnya kami (aku dan tanteku) mau nginap di hotel Arya duta karna jam 12 malam kegiatan baru selesai. Alhasil tidak ada kamar kosong. Terjadilah hal yang paling kuhindari yaitu naik motor tengah malam karna maraknya geng motor beraksi akhir-akhir ini apalagi jam 12 malam, jalanan lagi sunyi-sunyinya. Tapi tidak kali ini, awalnya sepanjang jalan gemetar mengendarai motor ini apalagi yang dituju Hotel La macca daerah pettarani, star dari pantai Losari.. 

Kekhawatiran itu hampir meledak saat tiba dijalan Ahmad Yani begitu banyak pemuda(semuanya lelaki) dan polisi/brimob disepanjang jalan. entah habis rusuh atau memang program keamanan karna pas dekat dari kerumunan beberapa polisi mengarahkan kami masuk disebuah lokasi untuk pemeriksaan STNK. sempat bertanya pada Pak Polisi. 

"Kenapa tengah malam begini pemeriksaan Pak?" Pak Polisi hanya mengarahkan tangannya menunggu STNK dari saya, untung lengkap tapi menurutku pak polisi mau langsung meloloskan kami tapi karna semua diperiksa jadinya dimintai juga, padahal STNK ku sudah habis masa berlakunya dan disitupun cuma kami berdua yang perempuan. 

Setelah itu pak polisi langsung bilang hati-hati di jalan. setelah itu RASA GEMETARKU PUN HILANG SAAT MELIHAT DISETIAP SUDUT JALAN ADA BRIMOB YANG JAGA. (Entah hanya malam itu) tapi yang pasti aku senang Polisi menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga keamanan kota Makassar dari geng motor, menghancurkan pikiran negatifku yang selama ini mengira polisi tak berbuat apa-apa dari keresahan masyarakat karna ulah geng motor.

Bahagiakupun tak berhenti sampai disitu. ini yang paling membahagiakan dan paling kutunggu-tunggu yaitu Aku bertemu dng adik Laki-laki ku di hotel yg kami tuju yaitu La macca.  kebetulan adik ku ada kegiatan Seni  ditempat ini besok. Apa yg membuatku paling bahagia??? yaa jelaslah karna bertemunya kami. bisa berbicara seperti biasa lagi, langsung bercanda lagi seperti sebelumnya tak terjadi apa-apa

Aku langsung tanya Bagaimana kabarmu? kenapa tidak perna pulang? (tanya sambil senyum-senyum bahagia) dia jawab pun dengan senyum-senyum karna kegiatannya banyak dan tidak sungkan minta uang pada saya (itulah yg kutunggu-tunggu) sampai teman-temannya pun tertawa tidak percaya kami bersaudara. ITULAH AWAL KEAKRABAN KAMI KEMBALI. setelah berpisah 3 pekan serasa setahun karna pertengkaran hebat sebelumnya(biasa kakak adik, tapi ini betul-betul namanya pertengkaran) karna pertengkaran itu yg membuat kami "Baku bombe" jadilah saat itu kami pisah rumah. aku pindah rumah di belakang BTP dekat dengan tempat ngajarku dan dia pindah ke sekretnya di UNM.

Alhasil kami tak perna komunikasi 3 pekan itu, hanya dalam doa mendoakan kebaikannya. Alhamdulillah malam ini Allah menjawab doaku. kembali bercanda dengan adik laki-laki satu-satunya kesayanganku. Makasi ya Allah malam ini meski awalnya menakutkan tapi banyak hikmah dibaliknya.